Blitaris Indonesia merupakan perusahaan berbasis Teknologi & Informasi yang didukung oleh tim handal dan berpengalaman dibidangnya, perusahaan kami selalu memberikan pelayanan terbaik dengan kwalitas maksimal.

Potensi Gempa dan Tsunami Setinggi 20 Meter di Selatan Jawa, Kenali Pemicu dan Tanda-Tandanya!

Blitaris News.com - 2020-10-10 , 10:53:32 WIB
Potensi Gempa dan Tsunami Setinggi 20 Meter di Selatan Jawa, Kenali Pemicu dan Tanda-Tandanya!

Beberapa waktu belakangan, publik dihebohkan dengan riset Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait gempa dan tsunami. Berdasarkan pemodelan skenario kebencanaan, tsunami dengan skala masif bisa terjadi jika segmen-segmen megathrust di sepanjang Jawa terjadi secara bersamaan.

Hal ini menibulkan kecemasan di tengah masyarakat yang masih dilanda pandemi Covid-19. Bagaimana tidak, tim riset ITB tersebut mengungkapkan kemungkinan terjadinya tsunami setinggi 12 hingga 20 meter dari Riset data gempa katalog BMKG dan Katalog internasional Seismological Centre (ISC) ini menunjukkan adanya zona memanjang di antara pantai selatan pulau Jawa dan Palung Jawa.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono mengatakan banyak orang yang salah paham mengartikan zona megathrust.

"Gempa megathrust dipahami sebagai sesuatu yang baru dan segera akan terjadi dalam waktu dekat, berkekuatan sangat besar, dan menimbulkan kerusakan dan tsunami dahsyat. Pemahaman seperti ini tentu saja kurang tepat," kata Daryono.

Gempa megathrust yang berpotensi menimbulkan tsunami setinggi 20 meter juga bisa terjadi kapan saja. Meski begitu, tinggi tsunami bisa bervariasi baik itu di Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera.

“Kasus semacam ini tampaknya masih akan terus berulang, dan pastinya harus diperbaiki dan akhiri,” lanjut Daryono.

Oleh karena itu, Daryono mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada, khususnya masyarakat yang tinggal di daerah pesisir. Sebab, gempa yang berpotensi menghadirkan tsunami ini belum memiliki alat sebagai pendeteksi.

Baca juga: Heboh Tsunami Setinggi 20 Meter, Jawa Barat Paling Parah


Komentar